Tempat Wisata Religius di Bali Paling Populer

Tempat Wisata Religius di Bali Paling Populer
Tempat Wisata Religius di Bali Paling Populer

Tempat Wisata Religius di Bali Paling Populer – Berikut tempat wisata religius di Bali paling populer yang rasanya sayang jika anda lewatkan begitu saja.

Klenteng yang berlokasi di Tanah Kilap, Pemogan, Denpasar Selatan dapat anda akses dengan sangat mudah melalui Jalan Griya Anyar. Klenteng Ling Li Miao sendiri merupakan tempat ibadah masyarakat Tionghoa yang menganut kepercayaan Konghucu. Tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, Klenteng Ling Li Miao juga berfungsi sebagai tempat berkumpulnya masyarakat Tionghoa di Bali untuk membahas banyak hal terkait dengan keagamaan.

Keunikan lain yang dapat anda jumpai hanya di Klenteng Ling Li Miao ialah terdapat sebuah pura yang notabene menjadi tempat peribadatan masyarakat yang menganut agama Hindu. Visualisasi yang menarik dari dua agama berbeda tersebut menjadikan satu dari banyak alasan mengapa wisatawan berlomba-lomba meluangkan waktu untuk melihat langsung keunikan tempat wisata religius yang ada di Denpasar Selatan tersebut.

Berlokasi di Dusun Karang Dawa, Pulau Nusa Penida, tempat wisata religius selanjutnya juga menyimpan keunikan tersendiri. Di Pura Paluang, tidak hanya pura sebagai sebuah tempat ibadah yang dapat Anda jumpai. Tapi ada yang istimewa dari pura tersebut, yakni keberadaan pelinggih menyerupai mobil Volkswagen Beetle dan Jimny. Keunikan pelinggih mobil ini mendatangkan rasa ingin tahu di kalangan wisatawan mancanegara seperti Spanyol, Perancis, Australia, Inggris, dan lain-lain. Anda penasaran juga? Segera datangi lokasinya secara langsung.

Untuk dapat melihat masyarakat penganut agama Hindu beribadat sekaligus pelinggih yang menyerupai mobil Volkswagen Beetle dan Jimmy, anda wajib menyebrang melalui Pelabuhan Pantai Sanur menuju pelabuhan Nusa Penida dengan menyewa speed boat.

Tempat wisata religius di Bali paling populer selanjutnya dapat dengan mudah anda jumpai di Jalan Denpasar, Gilimanuk, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Dari Pelabuhan Gilimanuk, anda dapat melewati Jalan Denpasar – Gilimanuk dan mampir ke Pura Rambut Siwi.

Tempat wisata religius yang diberi nama Pura Rambut Siwi merupakan pura terbesar di pulau dewata, Bali. Pura Rambut Siwi juga tergolong sebagai Pura Puncak karena letaknya pun juga berada di ketinggian yang lebih tinggi dari Pura Segara dan Pura Penataran. Di Pura Rambut Siwi Anda bisa menapaki tangga yang jumlahnya puluhan untuk mencapai pintu gerbangnya, sebelum itu, di sisi kanan dan jalan menuju pintu gerbang, Anda akan disambut oleh patung penjaga yang mirip dengan singa. Mau tahu lebih banyak? Langsung saja meluncur ke Denpasar Bali.

Kurang lebih 1 kilometer dari Desa Sangeh atau 60 menit dari pusat kota Denpasar, tempat wisata religius bernama Pura Ulum Mumbul dapat anda sambangi. Berada di Kawasan Desa Wisata Sangeh, Anbiansemal, Badung, Pura Ulum Mumbul memberikan visual yang sangat cantik. Pura yang berada di tengah danau tersebut merupakan sebuah kawasan suci. Pura tersebut sering kali dipergunakan sebagai tempat dilangsungkannya Upacara Melasti.

Dengan berkunjung ke Pura Dalem Balingkang yang berlokasi di Desa Pakraman Pinggan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, anda tidak hanya dapat memberi penghormatan pada Ida Dalem Kepogan saja. Anda bisa menyaksikan bangunan-bangunan lain seperti Paruman Agung sebagai stana Ida Bhatara Sami dan melihat pelinggih Ratu Ayu Subandar. Ada juga bangunan peribadatan khas Tionghoa di kompleks Pura Dalem Balingkang. Oleh karena itu, di tempat ini anda bisa merasakan multikultural yang kental.

Tempat wisata religius di Bali paling populer terakhir berada di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Ya, Pura Besakih merupakan pura yang dibangun dengan konsep unik, yakni sebagai tempat yang mendatangkan rasa aman dan nyaman bagi alam-alam yang dikuasai oleh pemuka Dewa. Tak mengherankan jika saat berada di sekitar pura, anda dapat merasakan semilir angin yang berhembus dari danau buatan serta pemadangan asri dari banyak pepohonan rindang.